STRATEGI TRADING JANGKA PANJANG DENGAN OPEN INTEREST

Open interest (minat terbuka) dalam pasar berjangka adalam jumlah kontrak beredar dan merupakan bagian dari, laporan COT (Commitment of Traders). Sangatlah penting untuk mengingat bahwa open interest hanya merujuk pada jumlah kontrak berjangka yang ditahan lewat dari semalam. Dengan demikian, ia akan mengecualikan segala aktivitas day-trading. Open interest juga dibuat ketika pembeli dan penjual membuat kontrak. Jadi, apabila saya mengambil posisi long dan anda mengambil posisi short maka kita sedang membuat suatu kontrak, suatu komitmen atau kesepakatan di dalam pasar.

Open interest bukanlah angka yang bersifat real-time, karena ia hanya diperbaharui pada penutupan setiap hari kerja. Open interest juga bukanlah jenis angka kumulatif. Ia menyatakan jumlah kontrak yang terbuka di dalam pasar pada saat itu.

.



Open interest bukanlah angka yang bersifat real-time, karena ia hanya diperbaharui pada penutupan setiap hari kerja. Open interest juga bukanlah jenis angka kumulatif. Ia menyatakan jumlah kontrak yang terbuka di dalam pasar pada saat itu.

memahami open interest

Sebagian besar trader sangatlah paham akan hal-hal seperti volume dan bagaimana kerja volume dalam mempertahankan tren, tetapi mereka tidak begitu paham tentang open interest. Ketika kita berurusan dengan kontrak derivatif seperti CFD, tidak seperti saham di mana jumlah angka saham yang diedarkan oleh suatu perusahaan telah tercatat, open interest fluktuatif dan dapat berubah-ubah.

Ketika seseorang menjual sebuah kontrak, mereka sedang menjual kepada seorang pembeli. Jika anda adalah pembeli tersebut dan anda tidak punya posisi apa pun dalam kontrak berjangka ini anda dapat membeli kontrak tersebut dari beberapa orang berbeda yang mungkin merupakan penjual yang baru. Ini artinya kontrak ini tidak da sebelum terjadinya transaksi ini. Yang terjadi adalah penjual ini membuat kontrak baru dan menjualnya kepada anda dan ini berarti bahwa volume akan bertambah sebanyak 1 kontrak. Pada saat yang sama, open interest juga akan naik sebanyak 1 kontrak karena ini merupakan total jumlah kontrak yang sedang diperdagangkan pada saat itu.

Apabila anda membeli kontrak baru dari seseorang yang sudah memiliki kontrak berjangka dan sedang memutuskan untuk keluar dari posisi mereka karena suatu alasan tertentu, maka yang sedang terjadi sebenarnya adalah ia sedang mentransfer kepemilikannya kepada anda, dalam hal ini volumenya masih akan bertambah sebanyak 1 kontrak. Namun demikian, open interest tidak akan berubah karena tidak ada kontrak baru yang dibuat, hanya kontrak lama yang berpindah tangan dari satu orang ke orang yang lain.

Apabila anda ingin menutup kontrak sebelumnya dari seseorang yang telah memiliki kontrak berjangka, ini artinya kedua pelaku pasar sedang menutup posisi mereka, sehingga open interest akan berkurang sebanyak 1 kontrak.

Bagaimana menggunakan open interest?

Open interest harus digunakan seperti teori analisis fundamental, teknis, atau musiman (seasonal). Ia bukanlah rencana cadangan dalam melakukan trading, hanya sebuah peralatan trading yang sebaiknya anda miliki. Ketika digunakan bersamaan dengan indikator waktu (timing indicator) dan pengukuran sentimen (sentiment measures) yang lain, alat ini akan meningkatkan peluang keberhasilan anda secara umum. Sangatlah penting untuk menyadari bahwa data open interest bersifat relatif, yang tidak akan berarti apa-apa jika anda tidak punya pengetahuan historis tentangnya.

Memahami open interest adalah hal yang penting ketika mengamati tren dan mencari tahu apakah sebuah tren kemungkinannya akan berlanjut. Misalkan kita berada dalam sebuah tren, mungkin menanjak (bullish) atau menurun (bearish), kemudian kita dihadapkan pada 4 situasi berbeda:

  1. Jika volume dan open interest bertambah, tren tersebut kemungkinan besar akan berlanjut karena ada lebih banyak minat dalam tren tersebut dari para pelaku pasar.
  2. Jika volume bertambah namun open interest berkurang, ini sebenarnya menunjukkan bahwa para pelaku pasar berada dari kontrak mereka, sehingga tren tersebut mungkin bisa berbalik.
  3. Jika volume bertambah dan open interest masih bertambah, ada juga kemungkinan pembalikan tren, karena ada semakin sedikit orang yang melakukan transaksi yang menandakan bahwa tren dalam lingkup lebih besar sedang mengalami masalah.
  4. Jika baik volume dan open interest berkurang, artinya banyak orang sedang keluar dari kontrak mereka. Ini merupakan pertanda paling kuat bahwa akan terjadi pembalikan arah.

contoh trade

Pada gambar di atas, kita punya kontrak berjangka Dollar Kanada dan beberapa peluang short trading yang sudah ditandai. Kita dapat melihat ada dua kasus di mana baik volume dan open interest mengalami penurunan yang drastis. Ini menandakan akan ada banyak short terjadi di dalam pasar, yang artinya dalam jangka panjang trennya akan jadi menurun (bearish). Dalam kasus ini, strategi trading yang benar adalah menjual setiap rally.

Aktivitas Trading Forex dan Kontrak Berjangka (CFD) tidak untuk semua kalangan investor dan memiliki risiko tinggi kerugian dalam waktu singkat karena penggunaan leverage. 75-90% investor ritel mengalami kerugian dalam aktivitas trading produk-produk ini. Anda harus benar-benar menimbang terlebih dahulu bahwa anda mengerti cara kerja CFD dan bahwa anda mampu menanggung risiko tinggi yang bisa berdampak pada kerugian uang.